Kusen Upvc Bandung, Kusen Upvc, Harga Kusen Upvc Per Meter, Harga Kusen Upvc 2019, Harga Kusen Upvc Vs Aluminium, Kusen Pintu Upvc, Kusen Jendela Upvc, Merk Kusen Upvc Terbaik, Kusen Upvc Adalah, Harga Kusen Upvc Bandung

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Di dalam negeri buah dan inti sawit diolah menjadi minyak dan digunakan di dalam negeri untuk kebutuhan konsumsi masyarakat menjadi minyak goreng serta energi untuk pembuatan biodiesel.

selama periode Q1-Q3 2020, ekspor sawit Indonesia mencapai US$ 13,85 miliar atau menjadi penyumbang terbesar ekspor non-migas dengan pangsa mencapai 12,45%.

berikut sederet fakta tentang industri kelapa sawit yang telah dirangkum:

Berlangsung lebih dari satu abad

Perkebunan dan industri kelapa sawit Indonesia sudah berusia lebih dari satu abad dan terus berkembang pesat sampai sekarang.

Sejak tahun 2006, Indonesia berhasil menyalip posisi Malaysia sebagai raja minyak sawit dunia dan sekaligus mengalahkan Amerika Serikat untuk minyak nabati dunia.

Dalam buku The Tropical Oil Crop Revolution yang diterbitkan Stanford University disebutkan bahwa minyak sawit Indonesia merupakan aktor utama dalam revolusi minyak nabati tropis yang mampu mengguncang pasar minyak nabati dunia.

Miliki lahan perkebunan sawit terbesar di Dunia


Indonesia memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dengan jumlah lebih dari 700 perkebunan kelapa sawit yang dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia. Total luas lahan sawit sekitar 14,68 juta hektar, dimana 40%-nya dimiliki oleh petani kecil.

Menurut data Kementerian Pertanian tahun 2017, potensi pengembangan sawit adalah 35 juta ton CPO, 146 juta ton TBS, dan 26,3 juta ton TBK. Mayoritas produksi sawit Indonesia diekspor dan menghasilkan devisa yang cukup besar.

Jadi produsen terbesar di Dunia


Produksi sawit secara nasional pada tahun 2015 sebesar 31,07 juta ton, tahun 2016 sebesar 31,73 ton dan terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2019, produksi sawit nasional mencapai 42,87 juta ton.

Peningkatan produksi sawit nasional tersebut diikuti dengan peningkatan produksi biodiesel berbasis sawit nasional. Adapun produksi biodiesel berbasis sawit nasional pada tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019 adalah sebesar 3,65 juta kL, 3,41 juta kL, 6,16 juta kL, dan 8,37 juta kL.

Sawit jadi andalan ekspor


Hampir sebagian besar produksi Minyak sawit RI diekspor ke luar negeri. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan total ekspor minyak dan lemak nabati maupun hewani dari Januari-September 2020 mencapai US$ 13,85 miliar atau menjadi penyumbang terbesar ekspor non-migas dengan pangsa mencapai 12,45%.

Secara umum produk kelapa sawit yang dikenal di kalangan masyarakat adalah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya serta minyak inti sawit mentah (CPKO) dan turunannya.

Ada lebih dari 1.700 perusahaan sawit di Indonesia


Terdapat sejumlah 1.731 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terdiri atas 162 PBN (Perusahaan Besar Negara) dan 1.569 PBS (Perusahaan Besar Swasta) yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan persentase sebarannya, sekitar 57 persen dari total perusahaan perkebunan tersebut berada di Pulau Sumatera dan 38 persen berada di Pulau Kalimantan.

Provinsi Sumatera Utara merupakan provinsi dengan jumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit terbanyak di Indonesia yakni 329 perusahaan.

Negara pertama yang berhasil mengimplementasikan B30


Indonesia juga menjadi negara pertama di dunia yang telah berhasil mengimplementasikan B30 dan terus mengembangkan inovasi tersebut hingga mencapai B100 (100 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit).

Penggunaan B30 tersebut memberikan keuntungan berupa penghematan devisa negara, penyerapan tenaga kerja, peningkatan nilai tambah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) menjadi biodiesel, pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), serta peningkatan konsumsi domestik CPO.

Kontroversial


Perkebunan kelapa sawit selalu dikaitkan dengan kerusakan ekosistem alam dan lingkungan. Tak jarang pembukaan lahan baru menjadi penyebab utama dari kebakaran hutan yang meluas di Sumatra dan Kalimantan.

Baru-baru ini banyak kalangan menyayangkan pembukaan perkembunan baru dengan cara pembakaran lahan yang dilakukan oleh perusahaan sawit asal Korea Selatan, Korindo.

Selain merusak eksosistem, pembukaan lahan tersebut mengancam ekosistem dari hutan adat masyarakat yang sudah dijaga secara turun temurun.

Meskipun demikian, industri sawit di Indonesia juga bukan faktor utama terjadinya deforestasi, karena beberapa perkebunan sawit tumbuh dan menempati lahan yang sudah terdegradasi.


MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN

UPVC atau “Unplasticied Polyvinyl Chloride” adalah sejenis thermoplastic yang berasal dari unsur garam dan minyak dan pintu adalah UPVC yang telah dikembangkan dengan penambahan beberapa modifier untuk kekuatan dan stabilizer (untuk ramah lingkungan) dan menjadikan bahan tersebut menjadi persenyawaan yang optimal untuk bahan kusen jendela dan pintu.


PROTEKSI TERHADAP API

Jendela dan pintu UPVC LIMAS memiliki proteksi terhadap api. Bahan profil khusus dibuat untuk menghambat menjalarnya api.


HEMAT ENERGI

Profil LIMAS UPVC memiliki tingkat thermal conductivity yang sangat rendah, dan bentuk profil dengan 3 sekat ruangan (cavities), sehingga dapat menjaga kesejukan di dalam ruangan dan pemakaian listrik untuk AC lebih irit dan efisien.


BEBAS PERAWATAN

Jendela dan pintu LIMAS UPVC tidak memerlukan pengecatan, karena permukaan UPVC yang sangat halus dan tidak berpori, sehingga mudah untuk dibersihkan dan tidak memerlukan perawatan secara khusus.


ANTI BOCOR

Sistem jendela dan pintu GLOBAL didesain untuk tahan terhadap air hujan.


ANTI RAYAP

Tidak seperti kayu, jendela dan pintu LIMAS UPVC terbuat dari materi dan komponen yang tahan terhadap serangan rayap.


TAHAN TERHADAP CUACA

Profil LIMAS UPVC terbuat dari material anti karat, lapuk dan keropos. Serta tidak akan berubah warna akibat perubahan cuaca yang ekstrim sekalipun, telah teruji lebih dari 30 tahun.


SISTEM PENGUNCIAN GANDA

Dilengkapi dengan sistem penguncian ganda (Multi Point Locking) untuk menjamin keamanan dan tidak mungkin dibuka secara paksa dari luar.


MEREDAM KEBISINGAN

Semua jendela dan pintu UPVC menggunakan sistem “Double Sealed” antara daun dan kusen dengan menggunakan EPDM sehingga dapat meredam kebisingan suara.


Temukan artikel menarik serta informasi mengenai UPVC Bandung, Kusen UPVC, PINTU UPVC, UPVC CONCH, KUSEN UPVC MURAH, KUSEN UPVC ANTI BOCOR, KUSEN UPVC BANDUNG, UPVC, dan artikel menarik lainnya di UPVC BANDUNG BY TETA.

sumber:https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/11/24/terungkap-inilah-sederet-fakta-tentang-industri-sawit-di-indonesia